하나로의료재단 블로그

2026-05-29

Asupan Yodium Berlebih, Apa Dampaknya bagi Tiroid?

Pelajari dampak asupan yodium berlebih terhadap kesehatan tiroid dan panduan konsumsi yang tepat dari para ahli di Hanaro Medical Foundation.

Asupan Yodium Berlebih, Apa Dampaknya bagi Tiroid?

Asupan yodium berlebih, apa dampaknya bagi tiroid?

Ini adalah Hanaro Medical Foundation, pusat pemeriksaan kesehatan Jongno/Gangnam.

Yodium adalah bahan baku pembuatan hormon tiroid. Oleh karena itu, banyak orang bertanya-tanya, ‘Haruskah saya mengonsumsi suplemen yodium?’

Namun, yodium yang berlebihan maupun kekurangan sama-sama menimbulkan masalah. Hari ini, bersama Hanaro Medical Foundation, mari kita pelajari tentang ‘Yodium dan Kesehatan Tiroid’.

Apakah suplemen yodium diperlukan?

Korea Selatan adalah negara dengan asupan yodium yang tinggi. Hal ini dikarenakan banyaknya konsumsi makanan laut dan rumput laut yang kaya akan yodium. Rata-rata asupan yodium harian orang Korea adalah 400~500㎍, yaitu sekitar tiga kali lipat dari asupan harian yang direkomendasikan untuk orang dewasa sebesar 150㎍. Oleh karena itu, orang Korea pada umumnya tidak memerlukan suplemen yodium.

Asupan Yodium Berlebih dan Penyakit Tiroid

Mengonsumsi yodium secara berlebihan justru dapat menyebabkan hipotiroidisme, dan terkadang dapat memicu hipertiroidisme. Jumlah yodium yang dapat diproses oleh orang dewasa sehat (usia 18-30 tahun) dalam sehari hanya sekitar 1000㎍, namun beberapa suplemen organik yang dirilis baru-baru ini memiliki dosis yodium mencapai 2000~3000㎍. Oleh karena itu, mengonsumsi suplemen yodium dengan tujuan mencegah penyakit tiroid justru bisa berbahaya.

Kandungan Yodium dalam Makanan yang Sering Kita Konsumsi

Dalam 10g rumput laut kering (gim) terkandung sekitar 400㎍ yodium. Rumput laut cokelat (miyeok) mengandung sekitar 3 kali lipat yodium dari gim, dan kelp (dasima) mengandung sekitar 50 kali lipat lebih banyak. Berdasarkan rekomendasi asupan harian, gim boleh dikonsumsi setiap hari. Sup rumput laut (miyeok-guk) juga aman dikonsumsi tiga sampai empat kali sebulan. Mengonsumsi dasima sesekali dalam bentuk camilan (bugak) atau kaldu bukanlah masalah besar, tetapi pil konsentrat dasima harus dihindari. Garam laut (cheonilyeom) juga memiliki kandungan yodium 2-3 kali lipat dari gim, sehingga perlu berhati-hati agar tidak mengonsumsinya dalam jumlah banyak.

Bagaimana Asupan Yodium Saat Memiliki Penyakit Tiroid?

✔️ Hipertiroidisme

: Bagi pasien penyakit Graves, yodium dalam makanan tidak perlu terlalu dikhawatirkan selama mengonsumsi obat antitiroid, namun asupan berlebih setelah pengobatan dapat meningkatkan risiko kekambuhan.

✔️ Hipotiroidisme

: Bagi pasien tiroiditis Hashimoto, gejala dapat memburuk jika terjadi asupan yodium berlebih.

✔️ Selama Kehamilan dan Menyusui

: Asupan yodium yang berlebihan dapat menyebabkan kelainan tiroid pada janin dan bayi baru lahir.

Cara Mengonsumsi Yodium dengan Sehat

Karena radikal bebas dihasilkan saat yodium bekerja pada tiroid, tiroiditis dapat dengan mudah terjadi jika dikonsumsi secara berlebihan. Untuk mencegah hal ini, disarankan untuk mengonsumsi selenium, sebuah nutrisi antioksidan. Dosis selenium yang tepat adalah sekitar 100-200㎍. Jika Anda memiliki riwayat keluarga dengan penyakit tiroid, melengkapi asupan yodium dalam jumlah yang tepat bersama dengan vitamin antioksidan dan selenium akan sangat membantu.

Konten ini dikutip dari kolom spesialis endokrinologi Lee Eun-jik dari Hanaro Medical Foundation dalam majalah bulanan Asosiasi Kesehatan Masyarakat Korea ‘Healthy Life edisi Juni’. Silakan merujuk ke kolom di bawah ini untuk informasi lebih lanjut.

👇👇👇

Pusat Jongno Hanaro Medical Foundation telah mengundang Profesor Lee Eun-jik, seorang otoritas dalam penyakit tiroid dan hipofisis, untuk memperkuat keahlian dalam perawatan penyakit endokrin.

Kami memberikan perawatan yang berfokus pada hipotiroidisme/hipertiroidisme, tumor tiroid, penyakit hipofisis dan adrenal, serta berbagai terapi hormon seperti anti-penuaan, pertumbuhan masa kanak-kanak, hormon tiroid, hormon korteks adrenal, dan hormon pria. Kami mengharapkan minat dan dukungan Anda.

Anda dapat membuat janji temu dengan Direktur Lee Eun-jik dari Departemen Endokrinologi dengan lebih cepat dan mudah melalui Reservasi Naver.

Reservasi Naver ini hanya tersedia untuk [Janji Temu Klinik Rawat Jalan Departemen Endokrinologi] di Pusat Jongno Hanaro Medical Foundation.
Hanaro Medical Foundation Jongno Center Lantai 5, Menara 1 Gran Seoul, 33 Jong-ro, Jongno-gu, Seoul Klinik Hanaro Medical Foundation Lantai 5, Menara 1 Gran Seoul, 33 Jong-ro, Jongno-gu, Seoul Check-in blog ini

#Yodium #SuplemenYodium #Tiroid #Hipertiroidisme #Hipotiroidisme #HanaroMedicalFoundation #HanaroMedicalFoundationJongnoCenter

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah orang Korea perlu mengonsumsi suplemen yodium secara terpisah?

Tidak, tidak perlu mengonsumsi suplemen secara terpisah. Orang Korea banyak mengonsumsi makanan laut dan rumput laut, menjadikan Korea negara dengan asupan yodium berlebihan, dengan asupan yodium harian rata-rata sekitar tiga kali lipat dari jumlah yang direkomendasikan untuk orang dewasa, sehingga asupan suplemen tambahan tidak disarankan.

Masalah apa yang bisa terjadi pada tiroid jika yodium dikonsumsi berlebihan?

Hipotiroidisme atau hipertiroidisme dapat terjadi. Orang dewasa yang sehat dapat memproses sekitar 1000㎍ yodium per hari, tetapi mengonsumsi suplemen dosis tinggi atau pil rumput laut konsentrat yang melebihi jumlah ini justru dapat meningkatkan risiko penyakit tiroid.

Berapa banyak rumput laut (gim) atau kelp (miyeok) yang tepat untuk dimakan dalam kehidupan sehari-hari?

Anda bisa makan gim (rumput laut kering) setiap hari, dan miyeokguk (sup rumput laut) cocok dikonsumsi sekitar tiga hingga empat kali sebulan. Namun, kelp (dashima) mengandung yodium sekitar 50 kali lebih banyak daripada gim, jadi sebaiknya hanya dikonsumsi sesekali sebagai kaldu atau keripik goreng dan hindari bentuk pil konsentrat.

Bagaimana pasien dengan hipotiroidisme harus mengelola asupan yodium mereka?

Anda harus sangat berhati-hati terhadap asupan yodium yang berlebihan. Terutama bagi pasien tiroiditis Hashimoto, asupan yodium yang berlebihan justru dapat memperburuk gejala hipotiroidisme, sehingga perhatian khusus harus diberikan pada manajemen diet.

Apakah ada cara untuk mencegah tiroiditis saat mengonsumsi yodium?

Ya, mengonsumsi selenium, nutrisi antioksidan, bersama-sama dapat membantu. Tiroiditis dapat terjadi karena spesies oksigen reaktif yang dihasilkan ketika yodium bekerja pada tiroid, dan melengkapi sekitar 100-200㎍ selenium efektif dalam mencegahnya.

Like