2026-05-29
Urologi Gangnam, 4 Penyebab Utama Gangguan Buang Air Kecil pada Pria
Pelajari 4 penyebab utama gangguan buang air kecil pada pria, mulai dari hiperplasia prostat hingga batu saluran kemih, serta cara penanganannya di Hanaro Medical Foundation.

Urologi Gangnam, 4 Penyebab Utama Gangguan Buang Air Kecil pada Pria

Halo. Ini adalah Hanaro Medical Foundation, pusat pemeriksaan urologi di Gangnam.
Gejala seperti urin yang tidak keluar dengan lancar, sering merasa ingin buang air kecil, atau rasa ingin kencing yang sulit ditahan adalah gangguan buang air kecil yang umum muncul pada pria setelah usia paruh baya. Meskipun ini adalah masalah yang sulit dibicarakan dengan orang lain, membiarkannya dapat menyebabkan ketidaknyamanan besar dalam kehidupan sehari-hari, sehingga diagnosis dan pengobatan yang akurat sangatlah penting.
Penyebab utamanya meliputi hiperplasia prostat jinak (BPH), kandung kemih overaktif, prostatitis, dan batu saluran kemih.
Hari ini, bersama Hanaro Medical Foundation, kita akan mempelajari tentang ‘Penyebab Gangguan Buang Air Kecil pada Pria’.

Penderitaan Pria Paruh Baya, Gangguan Buang Air Kecil
Kondisi di mana seseorang tidak dapat buang air kecil dengan baik, seperti sering kencing tapi tidak merasa lega, atau sulit menahan rasa ingin kencing, secara kolektif disebut sebagai ‘gangguan buang air kecil’. Hal ini terutama sering terjadi pada pria paruh baya dan lanjut usia, dan karena dapat menurunkan kualitas hidup secara signifikan, sangat penting untuk mengidentifikasi penyebab akurat melalui ahli urologi ternama dan menjalani pengobatan yang aktif.

Penyebab Gangguan Buang Air Kecil Pria ① Hiperplasia Prostat Jinak (BPH)
Hiperplasia prostat jinak adalah penyakit umum yang dialami oleh separuh pria berusia 50-an ke atas. Seiring bertambahnya usia, prostat yang membesar akan menekan uretra dan kandung kemih, sehingga menimbulkan kesulitan saat buang air kecil. Jika perbaikan gejala diperlukan, pengobatan medis dimulai di urologi Gangnam, dan jika perlu, operasi untuk mengangkat bagian yang membesar dapat dipertimbangkan.

[Diagnosis Mandiri BPH - Skor Gejala Prostat Internasional (IPSS)]
Dalam 1 bulan terakhir | Tidak Pernah | Kurang dari 1 dari 5 kali | Kurang dari 1 dari 2 kali | Sekitar Setengahnya | Lebih dari Setengahnya | Hampir selalu | |
1 | Seberapa sering Anda merasa urin masih tersisa setelah selesai buang air kecil? | 0 | 1 | 2 | 3 | 4 | 5 |
2 | Seberapa sering Anda harus buang air kecil lagi dalam waktu kurang dari 2 jam? | 0 | 1 | 2 | 3 | 4 | 5 |
3 | Seberapa sering aliran urin Anda terhenti beberapa kali saat sedang buang air kecil? | 0 | 1 | 2 | 3 | 4 | 5 |
4 | Seberapa sering Anda merasa sulit menahan rasa ingin buang air kecil? | 0 | 1 | 2 | 3 | 4 | 5 |
5 | Seberapa sering Anda merasa pancaran urin Anda lemah? | 0 | 1 | 2 | 3 | 4 | 5 |
6 | Seberapa sering Anda harus mengejan agar urin bisa keluar? | 0 | 1 | 2 | 3 | 4 | 5 |
7 | Biasanya, berapa kali Anda bangun di malam hari untuk buang air kecil? | Tidak Pernah | 1 kali | 2 kali | 3 kali | 4 kali | 5 kali atau lebih |
0 | 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | ||
1~7 poin: Gejala Ringan / 8~19 poin: Gejala Sedang / 20~35 poin: Gejala Berat | |||||||

Penyebab Gangguan Buang Air Kecil Pria ② Kandung Kemih Overaktif
Kandung kemih overaktif adalah kondisi di mana keinginan untuk buang air kecil muncul secara tiba-tiba tanpa penyebab khusus dan sulit untuk ditahan. Satu dari sepuluh orang dewasa di Korea mengalaminya, dan semakin umum terjadi seiring bertambahnya usia. Namun, kondisi ini dapat diperbaiki secara signifikan melalui perawatan di urologi Gangnam, sehingga perlu untuk berkonsultasi dengan ahli urologi guna menyusun rencana perawatan yang sesuai.
Urgensi: Rasa ingin kencing yang tidak tertahankan
Inkontinensia Urgensi: Urin bocor sebelum sampai di toilet
Frekuensi: Peningkatan jumlah buang air kecil (8 kali atau lebih sehari)
Nokturia: Bangun di malam hari untuk buang air kecil

Penyebab Gangguan Buang Air Kecil Pria ③ Prostatitis
Prostatitis sering terjadi pada pria di bawah usia 50 tahun dan ditandai dengan nyeri pada testis, penis, perineum, dan punggung bawah, serta disertai gangguan buang air kecil. Meskipun bisa disebabkan oleh infeksi bakteri saluran kemih, kondisi ini juga sering muncul pada pekerja kantoran yang duduk dalam waktu lama. Pengobatannya meliputi terapi obat, pijat prostat, dan metode lain yang sesuai dengan penyebab dan gejalanya.

Penyebab Gangguan Buang Air Kecil Pria ④ Batu Saluran Kemih
Batu saluran kemih dapat menyumbat saluran keluarnya urin atau mengiritasi kandung kemih, sehingga menyebabkan rasa kencing tidak tuntas, frekuensi meningkat, dan urgensi. Selain gangguan buang air kecil, gejala seperti nyeri pinggang dan hematuria (urin berdarah) juga bisa menyertai. Jika dibiarkan, hal ini dapat menyebabkan komplikasi seperti infeksi saluran kemih. Oleh karena itu, jika ada gejala yang mencurigakan, Anda harus mendapatkan pemeriksaan dan perawatan yang tepat dari ahli urologi.

Di Hanaro Medical Foundation (Gangnam),
Kami telah mengundang Profesor Jeong Byeong-ha, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Departemen Urologi di Rumah Sakit Gangnam Severance sekaligus Ketua Tim Klinik Kanker Prostat.
Beliau secara khusus menangani penyakit urologi seperti kanker prostat, hiperplasia prostat, kanker kandung kemih, dan kanker ginjal. Kami mengharapkan perhatian besar dari para pelanggan yang memiliki kekhawatiran mengenai penyakit-penyakit tersebut.
Anda dapat membuat janji temu dengan Direktur Pusat Urologi, Profesor Jeong Byeong-ha, dengan lebih cepat dan mudah melalui Reservasi Naver.







#HanaroMedicalFoundation #HanaroLeadersClinic #HanaroMedicalFoundationGangnamCenter #HiperplasiaProstat #KandungKemihOveraktif #Prostatitis #BatuSaluranKemih

Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apa penyebab utama disfungsi buang air kecil pada pria?
Ada empat penyebab utama: pembesaran prostat jinak, kandung kemih terlalu aktif, prostatitis, dan batu saluran kemih. Ini dapat terjadi karena berbagai alasan, seperti prostat membesar seiring bertambahnya usia atau kandung kemih menjadi terlalu sensitif tanpa penyebab spesifik, jadi diagnosis yang akurat diperlukan.
Bagaimana cara mengobati pembesaran prostat jinak?
Ya, pengobatan dengan obat-obatan biasanya dimulai terlebih dahulu, dan operasi dapat dipertimbangkan jika perlu. Seorang ahli urologi akan menilai kondisi pasien dan meresepkan obat untuk memperbaiki gejala, dan perawatan bedah akan dilakukan jika bagian prostat yang membesar perlu diangkat.
Bisakah pria muda di bawah 50 tahun juga mengalami disfungsi buang air kecil?
Ya, prostatitis dapat sering terjadi pada pria di bawah 50 tahun. Ini sering muncul tidak hanya karena infeksi bakteri saluran kemih tetapi juga pada pekerja kantoran yang duduk dalam waktu lama, dan ditandai dengan disfungsi buang air kecil yang disertai nyeri testis atau perineum.
Apa saja gejala khas kandung kemih terlalu aktif?
Urgensi, yaitu sulit menahan buang air kecil, dan sering buang air kecil, yaitu buang air kecil 8 kali atau lebih dalam sehari, adalah gejala khas. Selain itu, gejala seperti inkontinensia urgensi, di mana urine bocor sebelum mencapai toilet, atau nokturia, terbangun di malam hari untuk buang air kecil, dapat menyertainya, menyebabkan ketidaknyamanan yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari.
Apa yang terjadi jika batu saluran kemih tidak diobati?
Ini dapat menyebabkan komplikasi serius seperti infeksi saluran kemih. Batu dapat menyumbat saluran keluar urine atau mengiritasi kandung kemih, menyebabkan perasaan buang air kecil tidak tuntas dan sering buang air kecil, dan nyeri panggul atau hematuria dapat muncul, jadi jika Anda mencurigai gejala, Anda harus segera mencari pemeriksaan dan pengobatan.